Anjungan Provinsi Sumatera Barat
Rumah gadang adalah rumah besar sebagai tempat tinggal keluarga dengan seluruh aspek adat istiadatnya. rumah Gadang yang ada di TMII untuk memperkenal kan kepada masyarakat untuk memperkenalkan bagai mana kebudayan yang ada di sumatra barat
Bentuk dasar rumah gadang adalah empat persegi panjang, berupa rumah panggung, sering disebut rumah bagonjong karena memiliki bentuk atap yang melengkung ke atas dengan ujung runcing mirip bentuk tanduk kerbau. Bentuk dinding yang membesar ke atas, disebut silek, untuk menghindari tampias di kala hujan. Tangga untuk menuju ke pintu terletak di depan rumah dan beratap. Rumah gadang dibagi menjadi beberapa kamar (bilik), biasanya berjumlah ganjil.
Rumah Gadang di Anjungan Sumatera Barat memiliki sembilan ruang yang ditandai oleh jajaran tiang di tengahnya sebagai tanda pembatas karena tidak memiliki bilik. Rumah ini difungsikan sebagai ruang peragaan dan pameran. Benda-benda yang dipamerkan berupa pelaminan, barang hasil kerajinan, alat pertanian, alat musik tradisional—di antaranya talempong, genta, kain tenun Silungkang, serta pakaian adat tiap kabupaten yang disajikan dengan peraga manekin. Kolong rumah digunakan untuk penjualan berbagai cenderamata hasil kerajinan tangan, antara lain kain songket Silungkang, pernik-pernik, lukisan, dan aneka busana jadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar